Pelatihan Budidaya Lebah Madu Apis cerana untuk Menunjang Kesejahteraan Manusia

Pelatihan Budidaya Lebah Madu Apis cerana untuk Menunjang Kesejahteraan Manusia

Penulis: Drs. Hari Purwanto, M.P., Ph.D.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Biologi  UGM Yogyakarta dalam rangka meningkatkan produksi madu lebah di desa binaan Kedungpoh, menyelenggarakan training  “Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Kelompok Tani Lebah Madu SARI ALAMI dalam Mengimplementasikan Konsep ESD”, melalui hibah Implementasi Education for Sustainable Devekopment dalam masyarakat  telah mengadakan kegiatan pelatihan budidaya lebah madu  selama 3 hari yang telah dilaksanakan pada tanggal 20-21 Juli dan 27 Juli 2019, didesa Kedungpoh Kecamatan Nglipar Kabupaten Gunungkidul. Pelaksanaan Pelatihan yang telah berlangsung selama tiga hari ini  dengan peserta sebanyak 25 orang. Peserta pelatihan tersebut merupakan anggota Kelompok Tani Lebah Madu “ Sari Alami” dan masyarakat desa Kedungpoh, Nglipar yang berminat menjadi peternak lebah madu lokal. read more

Semut di sekitar rumah kita

Catatan: Video courtesy Program Si OTAN Trans7, kerjasama dengan Lab. Entomologi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada

Penulis: Sukirno

Laboratorium Entomologi Fakultas Biologi UGM

Semut, anggota dari Ordo Hymenoptera, adalah salahsatu serangga yang sering ditemukan di sekitar rumah. Semut ada yang bersifat carnivora, herbivora, dan omnivora. Kehadiran semut di dalam rumah menimbulkan ketidaknyamanan dan bahkan sering menyebabkan kerusakan perabot dan alat elektronik. Semut pada tanaman peliharaan terkadang juga ada beberapa jenis yang berpotensi menjadi hama. read more

Sobat mungil serangga kebun

Catatan: video courtesy Program Si OTAN Trans7, kerjasama dengan Lab. Entomologi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada

Penulis: Sukirno

Laboratorium Entomologi Fakultas Biologi UGM

Kepik lembing hijau (Nezara viridula) merupakan anggota Klasis Insekta yang bermetamorfosis tidak sempurna. Serangga ini dicirikan dengan sayap yang bertipe hemilytera (Ordo Hemiptera), alat mulut bertipe penusuk penghisap, dan memiliki kelenjar bau yang berfungsi sebagai sistem pertahanan diri dari predator.

Secara umum kepik lembing hijau berpotensi sebagai hama pada berbagai tanaman produksi sayuran, buah, padi, jagung, dll. Tipe alat mulut penghisap dari serangga ini menyebabkan kepik lembing berpotensi menjadi vektor penularan penyakit tanaman terutama virus. Serangga ini menimbulkan kerusakan bagian vegetatif tanaman seperti pucuk daun dan batang, serta bagian buah yang masih muda. Tanaman yang terserang biasanya menjadi berbintik, distorsi batang dan daun, serta bulir kosong atau menjadi hitam. Agensia pengendalian hayati yang berpotensi untuk mengendalikan serangga ini antara lain Jamur Beauvaria dan laba-laba predator. read more

Melawan hoax ulat api daun tanaman mangga “penyebab kematian” dalam 4 jam setelah gigitan

Penulis: Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D.

Laboratorium Entomologi Fakultas Biologi UGM

Berikut ini adalah video yang penulis ambil dari Youtube, yang konon katanya ulat dalam video tersebut dapat menyebabkan kematian dalam 4 jam setelah gigitan. Pada video yang beredar di Youtube dan melalui pesan broadcast viral Whattsapp, diberikan judul yang “bombastis” , seperti “Gempar Ulat daun Mematikan” , “Ulat pohon mangga yang berbahaya!!”. 

Yang kemudian diikuti dengan pesan: “Mohon sebarkan kepada teman2 yang terkena binatang ini bisa meninggal setelah 4 jam, biasanya di pohon mangga adanya. Info dari entomolog. Ijin sekedar informasi,, ini adalah binatang yang langka dan sangat berbaya, biasanya di daun pohon mangga. Orang yang terkena gigitan itu secara langsung….,,, umumnya akan wafat setelah 4 jam dari gigitan itu, akibat Dehidrasi yang Sangat Dahysat. Sangat berbahaya sekali..!!! Mohon sebarkan, terutama kpda saudara-sadari kita yang dDekat dgn Pohon Mangga…Terimakasih…Sumber : WAG entomolog kesehatan P2P kemenkes RI.” read more