Sobat mungil serangga kebun

Catatan: video courtesy Program Si OTAN Trans7, kerjasama dengan Lab. Entomologi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada

Penulis: Sukirno

Laboratorium Entomologi Fakultas Biologi UGM

Kepik lembing hijau (Nezara viridula) merupakan anggota Klasis Insekta yang bermetamorfosis tidak sempurna. Serangga ini dicirikan dengan sayap yang bertipe hemilytera (Ordo Hemiptera), alat mulut bertipe penusuk penghisap, dan memiliki kelenjar bau yang berfungsi sebagai sistem pertahanan diri dari predator.

Secara umum kepik lembing hijau berpotensi sebagai hama pada berbagai tanaman produksi sayuran, buah, padi, jagung, dll. Tipe alat mulut penghisap dari serangga ini menyebabkan kepik lembing berpotensi menjadi vektor penularan penyakit tanaman terutama virus. Serangga ini menimbulkan kerusakan bagian vegetatif tanaman seperti pucuk daun dan batang, serta bagian buah yang masih muda. Tanaman yang terserang biasanya menjadi berbintik, distorsi batang dan daun, serta bulir kosong atau menjadi hitam. Agensia pengendalian hayati yang berpotensi untuk mengendalikan serangga ini antara lain Jamur Beauvaria dan laba-laba predator. read more

Melawan hoax ulat api daun tanaman mangga “penyebab kematian” dalam 4 jam setelah gigitan

Penulis: Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D.

Laboratorium Entomologi Fakultas Biologi UGM

Berikut ini adalah video yang penulis ambil dari Youtube, yang konon katanya ulat dalam video tersebut dapat menyebabkan kematian dalam 4 jam setelah gigitan. Pada video yang beredar di Youtube dan melalui pesan broadcast viral Whattsapp, diberikan judul yang “bombastis” , seperti “Gempar Ulat daun Mematikan” , “Ulat pohon mangga yang berbahaya!!”. 

Yang kemudian diikuti dengan pesan: “Mohon sebarkan kepada teman2 yang terkena binatang ini bisa meninggal setelah 4 jam, biasanya di pohon mangga adanya. Info dari entomolog. Ijin sekedar informasi,, ini adalah binatang yang langka dan sangat berbaya, biasanya di daun pohon mangga. Orang yang terkena gigitan itu secara langsung….,,, umumnya akan wafat setelah 4 jam dari gigitan itu, akibat Dehidrasi yang Sangat Dahysat. Sangat berbahaya sekali..!!! Mohon sebarkan, terutama kpda saudara-sadari kita yang dDekat dgn Pohon Mangga…Terimakasih…Sumber : WAG entomolog kesehatan P2P kemenkes RI.” read more

Hama Serangga Kumbang Moncong (Orchidophilus atterrimus) pada Anggrek Dendrobium

Video credit: Dea F., Dini R., Farda T., and Urfi S.

Video editor: Sukirno, S.Si., M.Sc., Ph.D.

BAHASA : Anggrek merupakan tanaman bunga hias yang banyak dibudidayakan dan merupakan salah satu komoditas penting tanaman berbunga. Budidaya anggrek, tidak lepas dari masalah yang disebabkan oleh hama serangga, walaupun pada umumnya budidaya dilakukan di dalam green house atau rumah kaca. Salah satu serangga yang potensial menjadi hama pada tanaman anggrek adalah Orchidophilus atterrimus (Coleoptera: Curculionidae). read more

“Si Cantik” yang Terusir

Penulis: Tiffany Hanik Lestari

Mahasiswa Program Pascasarjana Biologi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada

Gambar. Kupu raja (Troides helena) yang sedang kopulasi (gambar diambil dari flikr.com)

Kehilangan biodiversitas merupakan topik utama dalam kajian ilmu hayati (ekologi). Hal ini utamanya disebabkan oleh kerusakan dan fragmentasi habitat, serta ditambah dengan faktor penyebab kepunahan spesies seperti eksploitasi besar-besaran, adanya spesies asing yang diintroduksi secara alami ataupun buatan, dan perubahan iklim (Krauss et al., 2010). Selain itu, fragmentasi habitat dan kerusakan habitat juga menjadi salah satu faktor dalam kehilangan biodiversitas. read more