Sobat mungil serangga kebun

Catatan: video courtesy Program Si OTAN Trans7, kerjasama dengan Lab. Entomologi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada

Penulis: Sukirno

Laboratorium Entomologi Fakultas Biologi UGM

Kepik lembing hijau (Nezara viridula) merupakan anggota Klasis Insekta yang bermetamorfosis tidak sempurna. Serangga ini dicirikan dengan sayap yang bertipe hemilytera (Ordo Hemiptera), alat mulut bertipe penusuk penghisap, dan memiliki kelenjar bau yang berfungsi sebagai sistem pertahanan diri dari predator.

Secara umum kepik lembing hijau berpotensi sebagai hama pada berbagai tanaman produksi sayuran, buah, padi, jagung, dll. Tipe alat mulut penghisap dari serangga ini menyebabkan kepik lembing berpotensi menjadi vektor penularan penyakit tanaman terutama virus. Serangga ini menimbulkan kerusakan bagian vegetatif tanaman seperti pucuk daun dan batang, serta bagian buah yang masih muda. Tanaman yang terserang biasanya menjadi berbintik, distorsi batang dan daun, serta bulir kosong atau menjadi hitam. Agensia pengendalian hayati yang berpotensi untuk mengendalikan serangga ini antara lain Jamur Beauvaria dan laba-laba predator.

Di Gunung Kidul, kepik lembing dimanfaatkan sebagai serangga yang dapat dimakan (edible insects). Namun demikian, untuk menggunakan serangga ini sebagai bahan makanan, sebelum diolah kepik lembing harus dicuci dengan air panas untuk menghilangkan kandungan toksin. Selain itu, konsumen harus berhati-hati terutama yang memiliki hipersensitifitas atau alergi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.